Sesi 1

AI & Tech Fluency
untuk Meningkatkan Produktivitas

Oleh Bu Vinorra (Head of Psychology, APU Malaysia, Asia Pacific University Malaysia).

Konsep Inti #1

Beban Mental (Mental Load)

Usaha mental yang tak terlihat (cognitive labor) dan berlangsung 24/7, di rumah maupun di kantor. Beban ini memicu decision fatigue dan burnout, terutama pada perempuan.

1

Anticipating

Memprediksi kebutuhan ke depan, misalnya apa yang akan diperlukan keluarga atau tim minggu depan.

2

Identifying

Mengenali apa yang harus dikerjakan: daftar di kepala yang tak pernah selesai.

3

Deciding

Memutuskan pelaksanaannya: mau pesan apa, mana yang jadi prioritas, dan seperti apa caranya.

4

Monitoring

Memantau hasil: apakah sudah berjalan, perlu intervensi, atau perlu dievaluasi.

→ Memicu decision fatigue: kelelahan karena terlalu banyak keputusan kecil sepanjang hari. Inilah pintu masuk burnout yang sering tidak disadari.

Konsep Inti #2

3 Tingkatan Pengguna AI

Mayoritas perempuan profesional masih di level Basic: memakai AI seperti Google. Tujuannya naik ke level Strategic, yaitu menjadikan AI mitra berpikir.

01

Basic

Pakai AI seperti Google

Tanya jawab sederhana, lalu copy-paste hasilnya. Tanpa mempertajam, tanpa verifikasi.

02

Efficient / Refining

Tanya, lalu pertajam

Mulai mengolah hasil, mengajukan pertanyaan lanjutan, dan mengubah format sesuai kebutuhan.

03

Strategic

Berpikir, mencipta, dan memutuskan bersama

AI jadi mitra berpikir: merancang alur kerja bersama, menyusun kerangka evaluasi, dan membangun kemitraan strategis.

Tujuan
Konsep Inti #3

4 Area Kerja yang Bisa Dibantu AI

Vinorra memetakan tools AI yang relevan untuk perempuan karier. Tujuannya bukan menggantikan pekerjaan, melainkan mengurangi beban mental.

1

Merencanakan dan Berpikir

ClaudeChatGPTGeminiCopilot
2

Mencipta dan Mendesain

Gamma AIBeautiful AIMidjourneyDALL-E 3Veo 3Canva
3

Berkomunikasi

Otter.aiFirefliesDeepLBaidu
4

Belajar Sambil Bekerja

PerplexityNotebookLMClaude
Kerangka Inti

Kerangka Prompt C-L-E-A-R

5 komponen yang mengubah prompt asal-asalan jadi prompt strategis. Coba langsung di halaman Interaktif.

C
Context

Situasi dan lingkungan yang relevan: siapa kamu, bagaimana kondisinya, dan latar belakang singkatnya.

Saya manajer marketing di startup F&B di Bandung. Bulan depan kami meluncurkan produk baru.
L
Level

Tingkat pengetahuanmu: pemula, profesional, atau ahli.

Saya tingkat menengah untuk strategi marketing, pemula untuk SEO.
E
Expectation

Bentuk hasil yang diinginkan: format, panjang, dan gaya.

5 ide kampanye dalam bentuk tabel, masing-masing dengan target audiens dan metrik utama.
A
Audience

Siapa yang akan memakai hasilnya: pengguna akhir, pembaca, atau pihak terkait.

Tim pimpinan, untuk persetujuan anggaran kuartalan.
R
Role

Persona AI yang kamu butuhkan.

Bertindak sebagai Head of Marketing dengan 10 tahun pengalaman F&B.
Kutipan Vinorra
"The gap we are seeing today is not a skill gap. It's a support gap."
Bu Vinorra
Head of Psychology, APU Malaysia
Penutup

"Empowerment is not just a goal — it's a lifelong movement."

Bu Vinorra